Para Musisi Internasional Yang Menjadikan Isu Lingkungan Sebagai Misi

Alih-alih menggunakan harta dan popularitasnya untuk hal-hal yang konsumtif dan bergaya hidup mewah, para musisi internasional ini justru memilih untuk menggunakannya sebagai alat kampanye yang mengupayakan kesadaran orang-orang terhadap isu-isu lingkungan.

Nama besar nampaknya tidak membuat mereka gelap mata. Popularitas yang mendunia justru dilihat sebagai akses dan alat untuk menyampaikan keprihatinan mereka terhadap isu-isu lingkungan. Di artikel berikut ini kita akan melihat siapa saja para musisi internasional itu.

Alanis Morissette

Keberpihakan Alanis Morisette pada isu-isu lingkungan banyak dipengaruhi oleh pilihannya untuk menjadi seorang Vegan di tahun 2008. Sejak itu pandangannya terhadap berbagai hal mulai berubah, terutama pada persoalan lingkungan. Beberapa aksinya dalam bentuk pertunjukkan sempat ditampilkan di PBS – Public Broadcasting Service, dengan tema-tema seperti perubahan lingkungan dan pendidikan. Salah satu show-nya yang cukup menarik perhatian adalah “The Great Change  di tahun 2009.

 

Bersama beberapa musisi lainnya yang peduli akan isu lingkungan, Alanis Morisette tergabung dalam kelompok REVERB. Kelompok yang memiliki misi dalam memantau batasan-batasan dampak yang dihasilkan oleh para musisi dalam perjalanan tour mereka. Alanis Morisette juga menjadi salah satu musisi yang menentang keras pengeboran oleh perusahaan-perusahaan Minyak Amerika di Alaska.

Bono (U2)

Siapa yang tak kenal Bono vokalis supergrup band U2. Bersama band-nya, pria yang bernama lengkap Paul David Hewson ini memang selalu membawa misi-misi tertentu di perjalanan keseniannya. Bono sendiri sebenarnya sudah dikenal sebagai musisi yang sangat lantang dalam menyuarakan isu-isu lingkungan.
Bukan hanya sekedar aksi protes, ia pun menunjukkan keberpihakkannya itu dalam bentuk gaya hidup pribadinya. Dengan kekayaan yang ia miliki, Bono sebenarnya bisa saja membeli dan menggunakan mobil apa saja yang ia kehendaki, namun ia justru lebih memilih untuk memakai mobil berbahan bakar ethanol yang sangat ramah lingkungan.

 

Band U2 sendiri tergabung secara aktif dalam aksi-aksi Greenpeace, salah satu aksinya yang banyak menarik perhatian adalah bentuk protes dan penolakannya atas pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir di Inggris.

Coldplay

Bergelimang harta dan popularitas ternyata tidak membuat supergrup ini menjadi lupa diri. Justru melalui popularitas yang mereka miliki, Coldplay menggunakannya sebagai media kampanye untuk menyuarakan keprihatinan mereka terhadap isu-isu lingkungan dan perdagangan internasional yang sehat.
Beberapa waktu yang lalu, band ini bekerjasama dengan ClientEarth, sebuah kelompok yang berjuang untuk mendorong berbagai negara untuk membuat undang-undang lingkungan hidup dengan berkolaborasi bersama pemerintah lokal dan kelompok-kelompok pecinta lingkungan hidup di berbagai negara. Coldplay juga merupakan salah satu pencetus penggunaan kepingan CD berbahan baku karbon netral dan program penanaman pohon di daerah-daerah yang masih tertinggal secara ekonomi.

Dave Matthew Band

Generasi millenials mungkin banyak yang kurang kenal dengan salah satu band legendaris ini. Dave Matthew Band sejak dulu dikenal sebagai musisi dan seniman yang memiliki misi di dalam cara berkeseniannya. Di masa bahan bakar Biodiesel belum sepopuler sekarang ini, band ini sudah mencoba menggunakannya sebagai bahan bakar kendaraan tour-nya. Selain itu, mereka pun mencoba sedemikian rupa, agar merchandise yang dibuat berbahan baku ramah lingkungan.
Dengan gaya hidup seperti itu, menurut sebuah sumber, band ini ternyata telah berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon sebanyak hampir tiga juga pounds CO2. Selain itu Dave Matthew Band ini pun membuat situs eco-village khusus untuk fan base-nya sebagai bentuk edukasi dan juga kampanye untuk persoalan-persoalan lingkungan hidup.

Greenday

Tidak seperti lagunya “American Idiots,” Band Punk Rock ini ternyata terdiri dari musisi-musisi cerdas yang memiliki visi dalam berkeseniannya. Isu lingkungan ternyata bukan hanya gimmick yang mereka gunakan untuk mendongkrak popularitas. Isu tersebut memang sudah sejak awal lekat dengan mereka. Bahkan isu lingkungan itulah yang menginspirasi nama “Greenday” itu sendiri.
Tidak tanggung-tanggung sebagai aksi kepedulian mereka terhadap isu lingkungan, Greenday bekerjasama dengan Natural Resources Defense Council dalam sebuah gerakan Move America Beyond Oil Campaign. Bahkan mereka memiliki channel Youtube sendiri untuk menyuarakan tentang perlindungan lingkungan hidup dan kebijakan tentang energi terbarukan.

John Legend

Selain Alanis Morissette, musisi lain yang tergabung dalam REVERB adalah John Legend. Ia juga termasuk musisi yang mengupayakan agar tour-nya sebisa mungkin bersifat ramah lingkungan. Ia juga ikut mengkampanyekan agar para fans-nya terlibat dalam gerakan-gerakan carpooling atau berbagi kendaraan, sehingga secara tidak langsung dapat mengurangi emisi karbon.
John Legend juga tergabung dalam sebagai bagian dari Inaugural Ball dari Barrack Obama yang diselenggarakan untuk mempromosikan dukungan presiden untuk penggunaan energi terbarukan.

Linkin Park

Linkin Park adalah satu lagi band rock yang memiliki misi dan terlibat dalam kampanye isu-isu lingkungan. Grup dengan genre modern-rock ini merupakan bagian dari Music for Relief, sebuah organisasi yang berfokus pada bantuan pada korban-korban bencana alam dan mengurangi dampak dari pemanasan Global.
Linkin Park juga ikut dengan lantang menyuarakan tentang kesadaran akan deforestasi dengan membantu kelompok-kelompok lingkungan hidup seperti American Forests Global ReLeaf Program.

Pearl Jam

Tidak percuma Pearl Jam dijuluki sebagai salah satu legenda musik Grunge. Mereka bukan hanya memiliki kapasitas dalam bermusik, tetapi juga memiliki keberpihakan dan misi dalam berkesenian. Pearl Jam tercatat aktif dalam gerakan Carbon Portfolio Strategy, yang salah satunya memiliki kegiatan untuk mengedukasi anak-anak dan generasi muda potensial tentang pentingnya lingkungan hidup.
Bukan dukungan tenaga dan waktu yang mereka berikan, tetapi juga dukungan finansial. Terutama untuk memberikan kesadaran tentang penggunaan energi terbarukan dan juga tentang isu-isu perubahan iklim dan pemanasan global.

Sherly Crow

Satu lagi musisi perempuan yang ikut berjuang untuk lingkungan adalah Sherly Crow. Sama dengan Alanis Morisstte dan John Legend, ia pun mengusahakan sebisa mungkin untuk membuat tour musiknya sangat ramah lingkungan. Bahkan Crow dan krunya, menggunakan botol minum yang dapat digunakan kembali – reusable bottle.
Dengan gaya seperti itu, Sherly Crow mengestimasi bahwa dia telah berhasil mengurangi emisi karbon hingga lebih dari satu juta pounds CO2.

Thom Yorke (Radiohead)

Thom Yorke dan Radiohead adalah legenda musik bagi sebagian orang di dunia ini. Bukan tanpa alasan, selain karya-karyanya, Yorke dan Radiohead juga termasuk ke dalam seniman yang memiliki misi dan keberpihakan pada isu-isu tertentu, terutama isu lingkungan. Mereka sudah banyak terlibat dalam berbagai gerakan, upaya dan aksi untuk menyuarakan kesadaran tentang perubahan alam.
Dalam setiap konsernya, Radiohead bahkan selalu meminta venue yang mudah dijangkau oleh transportasi publik. Sehingga para fansnya dapat datang tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi, secara tidak langsung tentu saja akan mengurangi emisi karbon yang beredar. Dengan konsistensi dan keberpihakannya itu, tak heran jika di tahun 2009, Yorke menjadi salah satu tokoh yang diundang untuk menghadiri konferensi tentang perubahan iklim yang diselenggarakan oleh PBB di Copenhagen, Denmark.
Foto diambil dari berbagai sumber.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *