Medium Bahan Tambahan Untuk Melukis Yang perlu Kamu Ketahui

Medium melukis
Medium sebagai bahan untuk melukis yang banyak orang tahu adalah cat lukis, kuas dan kanvas. Dengan bahan-bahan tersebut kita bisa membuat suatu lukisan yang kita inginkan. Namun di dalam pengerjaannya pasti kita menemukan banyak kendala teknis. Misalnya saja ketika kita melukis dengan cat minyak, Kendala yang sering kita dapatkan adalah cat yang tidak mudah kering sehingga memperpanjang waktu pengerjaan.
Bagi pengguna cat waterbase khususnya cat akrilik, kendalanya adalah cat yang cepat sekali kering sehingga membuat kita boros dalam penggunaan cat. Hal tersebut mungkin bisa diatasi dengan mencampurkan cat dengan air. Namun jika kualitas cat yang kita gunakan itu rendah, hasil lukisan yang kita buat pun tidak akan bagus, sebab pigmen dari cat  akan memudar serta mempengaruhi tekstur cat tersebut.
Lalu bagaimana kita mengatasi kendala-kendala tersebut? Ada beberapa bahan tambahan untuk melukis. Bahan-bahan tersebut berguna untuk mempermudah, memperhemat serta menambah kualitas lukisan yang kita buat.

Medium

Medium, Bahan ini adalah zat yang ditambahkan pada cat untuk mengubah sifat-sifat dari cat tersebut. Dalam media akrilik, campuran ini dapat dimasukkan ke dalam pigmen untuk memperpanjang waktu pengeringan, membuatnya lebih kental, atau mengubah teksturnya.
Ada beberapa jenis medium yang bisa kita tambahkan pada cat akrilik. Jenis tersebut memiliki fungsinya masing-masing.
1.  Medum Gel
Medium gel berfungsi untuk mengencerkan pigmen sambil menjaga konsistensi tekstur gel dari cat yang dicampurkan. Bahan ini cocok digunakan untuk kamu yang melukis dengan tehnik blocking. Gel ini memiliki berbagai tingkatan sesuai hasil akhirnya yaitu matte, gloss, atau semi-gloss.
Gel ini hadir dalam dua konsistensi berbeda: cair dan berat. Cairan meningkatkan fluiditas dan transparansi. Berfungsi sempurna untuk membuat lapisan tipis dan rata.
Berat berfokus pada konsistensi cat. Berfungsi untuk membuat cat lebih tebal dan mempertebal brushstrokes
3. Texture Medium
Sesuai dengan namanya, Texture Medium mengubah komposisi cat secara dramatis. Dengan medium ini kita dapat mendapatkan tektur pasir, manik-manik, batu apung, dan kaca. Medium ini pun juga dapat digunakan untuk membuat tekstur 3D pada lukisan seperti pada lukisan A. D Pirous.
Lukisan A. D Pirous
2. Flow Medium
Flow Medium mengubah konsistensi pigmen akrilik kamu serta membuatnya lebih mudah menempel pada kanvas. Medium ini cocok digunakan Jika kamu ingin mencoba membuat lukisan dengan tehnik fluid.
Medium melukis fluid painting
4. Slow-drying Medium
Slow-drying Medium berfungsi untuk memperlambat proses pengeringan cat. Medium seperti ini dapat membantu kamu untuk blanding warna pada lukisan.
5. Fast-drying Medium
Medium jenis ini biasa digunakan untuk pengguna cat minyak. Seringkali kita menunggu berhari-hari bahkan berminggu-minggu untuk mengeringkan lukisan cat minyak. Dengan menggunakan medium ini, dicampurkan ke cat minyak, akan mempercepat pengeringan cat pada lukisan.

Varnish/pernis

Bahan yang kedua adalah pernis. Menambahkan pernis yang tepat, dengan cara yang benar, adalah investasi yang baik untuk memastikan lukisan cat minyak atau akrilik kamu bagus. Pernis berfungsi melindungi lukisan dari kotoran dan debu serta meratakan tampilan akhir lukisan, menjadikannya sama mengkilap atau matt.
Selama bertahun-tahun, kotoran dan debu akan menempel pada pernis, bukan pada lukisan. Bila waktunya tepat, pernis itu sendiri bisa dilepas dan lukisan dipernis ulang agar terlihat seperti baru kembali. Pernis sendiri memiliki beberapa jenis yaitu:
1. Dammar: pernis jeni ini menjadi salah satu pernis yang paling populer, meskipun ada jenis pernis yang lebih baru. Damar adalah pernis berbasis resin yang, ketika dicampur dengan media cat minyak akan mengencerkan cat, meningkatkan transparansi, dan mempercepat waktu pengeringan. Pernis ini juga digunakan sebagai lapisan atas, untuk menyegel lukisan dan menambahkan hasil akhir yang mengkilap. Namun, pastikan lukisan kamu benar-benar kering sebelum mengaplikasikannya sebagai pernis akhir.
2. Pernis gloss: Pernis jenis ini biasanya dipilih karena memberikan warna paling terang dan paling dalam. Namun Pernis gloss membuat lukisan memantulkan cahaya dalam arah specular, atau seperti cermin, dari permukaan lukisan. Permukaan gloss memperdalam nilai dan warna jenuh dalam lukisan.
3. Pernis Matt: Pernis jenis ini dapat menghindari pantulan cahaya tetapi membuat warna tampak lebih kusam. Namun dengan menggunakan pernis ini akan mencerahkan warna paling gelap dalam lukisan.
Itu lah bahan-bahan tambahan yang kamu bisa gunakan untuk melukis. Semuga dengan membaca artikel di atas kamu dapat lebih advance dalam melukis. Selamat berkarya.
Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel lainnya

Desa Pejeng, Desa Purba di Bali

Sejak zaman dahulu kala, Negara kepulauan Indonesia sudah terkenal dengan kekayaan alamnya. Tidak sedikit bangsa-bangsa besar yang ingin menguasai kepulauan yang terletak tepat di garis

Read More »