Jenis Kayu Untuk Gitar Dan Karakteristiknya

jenis kayu gitar

Membeli gitar tanpa mengetahui jenis kayu yang dipakai mungkin sangat fatal bagi seorang gitaris. Kayu sebagai bahan dasar gitar sangat krusial posisinya karena berhubungan dengan kualitas suara pada gitar. Jadi, sebagai seorang gitaris wajib kiranya kita mengetahui jenis kayu dan karakteristiknya sebelum membeli gitar.

Tidak semua kayu bisa dipakai untuk membuat alat musik. Kayu-kayu yang dapat diolah untuk dijadikan alat musik biasanya dsebut tone woods. Setiap tone woods memiliki karakternya masing-masing dalam produksi suara atau tone. Ada yang menghasilkan tone tinggi, menengah dan rendah atau bass. Jadi untuk membuat alat musik tertentu tidak semua tone woods bisa dipakai. Misalkan kita ingin membuat gitar bass, Kayu yang kita pilih adalah kayu dengan karakter suara rendah atau bass.
Seperti yang sudah dijelaskan di artikel sebelumnya (Bagian-bagian Pada Gitar), gitar memiliki beberapa bagian atau part. Beberapa part terbuat dari kayu dan Bagian gitar yang terbuat dari kayu ini lah yang menggunakan tone woods.

Bagian Bodi gitar

Alnus/Alder
Kayu Alnus atau Alder adalah sebuah tumbuhan berbunga yang tergolong familia Betulaceae. Kayu ini dulu sangat populer. Pada tahun 1950-an dan 1960-an, gitar Fender banyak menggunakan kayu ini. Namun di era sekarang, kayu ini jarang dipakai karena harga yang relatif tinggi. Gitar yang terbuat dari kayu Alder cenderung menghasilkan tone yang tinggi dibanding gitar yang terbuat dari kayu jenis lain.
Basswood
Kayu Basswood berasal dari pohon linden atau lime. Di indonesia sendiri dikenal dengan pohon saru. Kayu jenis ini termasuk kayu lunak dan memiliki serat yang rapat. Suara yang dihasilkan oleh kayu ini cenderung rendah karena meredam tone tinggi. Namun, tone midle yang dihasilkan basswood sangat seimbang dan memiliki sustain yang bagus.
Mahoni
Untuk alat musik akustik, kayu mahoni sangat populer karena kayu ini tergolong murah. Selain itu, Kayu mahoni tergolong kayu keras yang tahan lama, bentuk serat yang bagus, mudah diolah dan juga memiliki resonansi yang bagus. Beberapa gitar mengkombinasikan kayu ini dengan kayu lain agar mendapatkan suara yang sempurna.
Swamp Ash
Gitar Fender banyak menggunakan kayu ini di era 50an. Kayu ash memiliki dua jenis yaitu keras dan lembut. Untuk bahan dasar gitar, kayu ash yang digunakan biasanya kayu tipe keras. Kayu ini memiliki warna yang cerah dan tahan lama.
Kenari/walnut
Tone yang dihasilkan kayu kenari sedikit lebih hangat dari maple, namun masih memiliki sustain yang baik. Kayu kenari relatif berat, tetapi masih lebih ringan dari maple.
Koa
Kayu koa membuat suara gitar seimbang, tidak tinggi dan tidak rendah. Pada tone tinggi, Suara gitar yang dihasilkan memakai kayu ini tidak berlebihan. Tone kayu koa ini berada di midrange.
Rosewood
Dari beberapa jenis tonewoood, rosewood adalah salah satu kayu mahal. Kayu ini memiliki tone yang sangat lebar serta resonansi yang baik.

Bagian Fingerboard/fretboard

Ebony
Kayu ini memiliki sustain yang bagus dan daya tahan yang sangat baik. Ebony memiliki karakter suara yang tajam dan nada dasar yang lebih kuat daripada Maple. Kebanyakan gitar yang dibuat dengan mesin, seperti PRS tidak menggunakan papan Ebony. Ebony menghasilkan banyak nada perkusi ketika melakukan . Ebony terdengar bagus pada gitar dengan neck yang panjang, lebih perkusi
Maple
Maple adalah kayu yang sangat populer untuk neck dan fretboard. Jenis kayu ini sangat mudah dikenali karena nadanya yang cerah. Kayu ini termasuk kayu yang memiliki sustain yang baik. Ketika digunakan pada fretboard, kayu ini menghasilkan nada yang lebih
Rosewood
Fretboard yang paling umum. Suaranya lebih kaya dari Maple karena stray overtone diserap ke dalam pori-pori yang berminyak. Rosewood adalah salah satu kayu terberat yang saat ini digunakan dalam pembuatan gitar. Suaranya sangat hangat, namun suara high end diredam.

Bagian Neck

Wenge
Kayu ini menghasilkan neck bass yang mengagumkan dengan nada midrange yang kuat dan nada rendah yang hangat. wange biasanya digabungkan dengan fretboard ebony untuk menghasilkan nada yang lebih cerah. Kayu wenge memangkas beberapa nada tinggi seperti dan menonjolkan nada menengah dan bawah
Maple
Kayu Ini adalah kayu neck yang digunakan Fender tradisional. Padat, keras, dan kuat, menawarkan penopang dan stabilitas yang luar biasa. Nadanya cerah. Kayu untuk neck gitar listrik yang paling umum. Nadanya sangat reflektif, dan memfokuskan lebih banyak energi ke bodi kayu.
Rosewood
Neck gitar yang menggunakan Rosewood akan memberikan penopang yang hebat sekaligus menghaluskan nada tinggi. Namun Rosewood, meredam nada frekuensi tinggi, menghasilkan fundamental kuat yang masih memiliki kompleksitas nada menengah dan rendah menengah.
Mahoni
Mahoni membuat neck yang sangat stabil karena kepadatannya yang merata mengurangi risiko bengkok. Pori-pori yang terbuka membuat neck gitar sedikit lebih responsif. Mahoni umumnya akan menyerap sedikit lebih banyak getaran senar , menekan sedikit nada tinggi. Kayu ini banyak digunakan oleh gitar Gibson. Bagus untuk nada gitar yang lebih hangat dan lebih gemuk.
Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel lainnya