Lima Komikus Legendaris yang Wajib Kamu Tahu

komikuslegendaris

komikus legendaris adalah mereka yang memiliki pengaruh besar bagi dunia komik dan berperan bagi kemunculan komikus-komikus generasi selanjutnya.

Jalan yang ditempuh manusia bisa beragam. Ada yang memilih patuh dan tunduk pada arus utama, ada pula yang memilih dan mencari jalan pintas, sepintas-pintasnya, dan melakukannya dengan berbagai cara. Hasil yang dicapai pun sangat beragam, ada yang berhasil, ada pula yang menyerah dan berujung pada penyesalan. Namun diantara semuanya ada orang-orang yang menempuh jalan yang justru asing bagi kebanyakan orang. Jalan yang bukan hanya membutuhkan kekuatan jiwa, tetapi juga meminta kerja keras dan kreativitas tanpa henti. Dan salah satu jalan asing itu adalah dengan menjadi seniman komik atau yang biasa kita kenal dengan sebutan ‘Komikus.
Tidak semua komikus mencapai keberhasilan, tapi tidak sedikit pula yang meraih pencapaian luar biasa. Mereka yang berhasil adalah yang bekerja keras tanpa henti dalam membuahkan karya yang luar biasa bagus. Dari mereka yang berhasil ada beberapa yang digolongkan sebagai komikus legendaris, yaitu mereka yang memiliki pengaruh besar bagi dunia komik dan berperan bagi kemunculan komikus-komikus generasi selanjutnya. Berikut ini adalah para komikus legendaris yang karya-karyanya sudah barang tentu sudah sangat melegenda, terutama bagi mereka para penggila komik.

Matt Baker

matt baker salah satu komikus legendaris
Terlahir dengan nama lengkap Clarence Matthew Baker di tahun 1921, Ia adalah komikus Amerika yang dikenal dengan goresan-goresan pensilnya yang kuat. Matt Baker, berkarya di rentang tahun 1940an hingga 1950an. Tepat di masa-masa keemasan komik di Amerika.
Matt Baker lebih banyak mengkhususkan dirinya untuk menggambar dan mendesain karakter perempuan. Karena kekhususannya itu, ia pun kemudian dikenal sebagai komikus terbaik untuk urusan mendesain karakter-karakter perempuan. Dari berbagai tokoh superhero yang ia ciptakan, yang paling dikenal adalah Phantom Lady.
Matt Baker pun dikenal sebagai salah satu penciler terbaik di masanya. Uniknya, Ia hanya bekerja hingga tahap pensil, oleh karenanya dalam mengerjakan karya-karyanya ia selalu berduet dengan komikus spesialis ingking atau disebut sebagai Inker. Salah satu bentuk kerjasamanya dengan Inker adalah ‘Matt Bakerino,’ nama alias yang ia gunakan dari kolaborasinya dengan Inker John D’Agostino. Mereka berdua bekerja di bawah Charlton Comics.
Hal yang membuat Matt Baker ini digolongkan sebagai komikus legendaris adalah karena Ia merupakan komikus Afro-Amerika pertama yang mendulang sukses di industri komik Amerika. Dan dengan berbagai prestasi serta pencapaiannya Ia pun dinobatkan sebagai salah satu komikus terbaik di Will Eiser Comic Book Hall of Fame di tahun 2009. Matt Baker meninggal di tahun 1959 dengan mewarisi segudang prestasi dan penghargaan.

Jack Kirby

jack kirby, salah satu komikus legendaris dunia
Tokoh ini tidak diragukan sama sekali sebagai salah satu komikus legendaris dunia. Bahkan ia disebut-sebut sebagai William Blake-nya komik. Untuk para fans komik, Jack Kirby bahkan dijuluki sebagai “The King.” Jack Kirby lahir di tahun 1917 dan meninggal di tahun 1994. Ia belajar membuat tokoh komik dari menjiplak karakter-karakter kartun dari komik strip dan komik editorial di media massa. Di tahun 30an ia mulai menerbitkan karya-karyanya dengan nama pena yang berganti-ganti. Baru di tahun 40an, ia mulai berani mencantumkan namanya sendiri.
Jack Kirby dikenal sebagai kreator dari tokoh superhero Captain America bersama Joe Simon. Tokoh superhero legendaris itu awalnya diterbitkan oleh Timely Comics, yang merupakan pendahulu dari Marvel Comics. Bersama Joe Simon ia menciptakan genre komik yang baru, yaitu Romance Comic. Kelak bersama Stan Lee, Berdua mereka melahirkan tokoh-tokoh superhero yang kita kenal hari ini, seperti Fantastic Four, Hulk, X-Men dan banyak lagi. Jack Kirby sempat menyebrang ke DC Comics, rival utama dari Marvel, namun tidak lama kemudian ia kembali ke Marvel Comics.
Di samping perannya sebagai pionir dari industri komik Amerika, Ia pun diakui dan dikenal sebagai inovator dari medium komik itu sendiri. Segala macam tentang penciptaan komik yang kita kenal hari ini, terutama dari Amerika merupakan dasar-dasar yang ia letakkan dulu. Bahkan pengaruhnya bukan hanya untuk Marvel, tetapi juga untuk industri komik Amerika secara umum.

Mobieus

Mobieus salah satu komikus legendaris dunia
Mobieus adalah nama alias atau Pseudonym dari Jean Henri Gaston Giraud, atau lebih dikenal sebagai Jean Giraud. Mobieus lahir di tahun 1938 dan meningggal di tahun 20129. Ia adalah komikus, dan seniman Perancis yang bekerja dengan gaya Franco-Belgian Bandes Dessinees (BD). BD adalah sebutan komik untuk di negara-negara francophone – negara-negara berbahasa Perancis. Mobieus adalah komikus legendaris yang berpengaruh, yang bahkan disetarakan dengan Herge, komikus dan kreator dari komik Tintin.
Karya-karya Mobieus berada di wilayah genre sains-fiksi. Karakternya cenderung abstrak dan surrealis. Imajinasinya sangat liar dan menembus batas-batas realita. Bahkan ia adalah komikus pertama yang meletakkan konsep Pararel Universe, yang kita kenal ada di komik-komik terbitan Marvel atau DC. Karyanya yang paling legendaris adalah Blueberry, yang kemudian diangat ke layar lebar di tahun 2004 dan disutradari oleh Jan Kounen.  Blueberry ini pun cukup unik, karena pada masa itu, komik inilah yang pertama kali mengangkat tema Anti-Hero. Meskipun begitu, karya-karyanya yang lain seperti Arzach, Airtight Garage of Jerry Cornelius dan The Incal tidak boleh dipandang remeh.
Karakter gambar dan konsep desainnya yang sangat imajinatif, membawa Mobieus terlibat dalam banyak film sains-fiksi, diantaranya; The Fifth Element, Tron, Alien dan The Abbys. Mobieus pun sempat merambah ke Amerika bersama dengan Stan Lee di Marvel, mereka berdua bekerja sama untuk tokoh superhero Silver Surfer. Bahkan ia juga yang kemudian mengembangkan tokoh Wolverine hingga ke bentuk yang kita kenal sekarang ini.

Akira Toriyama

Akira Toriyama salah satu komikus legendaris asal Jepang
Di antara banyak Mangaka, Akira Toriyama yang lahir di tahun 1955 adalah salah satu komikus legendaris yang sangat berpengaruh untuk industri Manga Jepang. Akira mulai dikenal publik setelah karyanya Dr. Slump mendulang sukses yang luar biasa. Bahkan belum reda kesuksesanya, ia sudah menghantam lagi publik komik dengan Dragon Ball, karyanya yang sangat fenomenal. Dengan kesuksesannya itu, Akira disebut sebagai pengubah sejarah industri Manga Jepang. Di mana hanya dari kontribusinya saja, industri Manga mencapai masa keemasan, di sekitar pertengahan tahun 80an hingga pertengahan tahun 90an. Pada masa itu, Dragon Ball menjadi komik dengan penjualan terbaik sepanjang masa.
Bukan hanya dari sisi penjualan saja, komik Dragon Ball telah menginspirasi banyak orang di berbagai negara untuk menjadi komikus. Karakter garis dan gaya gambarnya bahkan nyaris selalu terlihat dari komik-komik Jepang yang lahir di masa-masa selanjutnya.
Akira Toriyama bukan hanya dikenal sebagai komikus saja, ia pun diakui sebagai salah satu desainer karakter terbaik Jepang, termasuk untuk Game, beberapa karyanya cukup dikenal dunia seperti; Dragon Quest, Chrono Trigger dan Blue Dragon. Dengan berbagai prestasinya itu, Akira pun diganjar penghargaan Shogakukan Manga Award untuk Shonen atau Shojo terbaik.

R.A. Kosasih

Raden Ahmad Kosasih lahir pada tahun 1919 dan meninggal di tahun 2012. Ia adalah seorang penulis dan komikus legendaris dari Indonesia. Karyanya mungkin tidak menyebrang jauh hingga ke negeri orang, tetapi jasa dan pengaruhnya bagi dunia dan industri komik Indonesia tidak perlu disangsikan lagi. R.A Kosasih yang banyak berkiprah sejak tahun 50an, sudah barang tentu adalah orang yang berani menempuh jalan asing sebagai komikus. Ia berani mengambil resiko itu di mana profesi komikus pada masa itu sangat dipandang sebelah mata, dan dianggap profesi yang tidak dapat menjamin kehidupan. Namun karena keberaniannya itu, sekarang ini kita bisa mengklaim bahwa Indonesia pun memiliki industri komik dengan karakter yang khas dan unik. Oleh karena itu, tidak berlebihan jika kemudian R.A. Kosasih dinobatkan sebagai Bapak Komik Indonesia.
Karya-karyanya yang terkenal adalah cerita yang diangkat dari pewayangan; Ramayana dan Mahabrata. Jenis-jenis cerita yang pada masanya merupakan primadona bagi orang-orang Indonesia. Beliau pun sempat membuat komik-komik dengan genre lain, namun tidak begitu banyak. Yang menjadi luar biasa adalah penerjemahan karakter-karakter pewayangan ke media komik yang begitu kuat dan hidup. Dengan goresan sketsa hitam-putih sebagai ciri khasnya, karakter-karakter pewayangan yang ditampilkan R.A Kosasih begitu erat menempel dalam imajinasi kita. Bahkan di masa-masa selanjutnya, karakter gambarnya selalu menjadi rujukan para komikus-komikus lain. Hingga hari ini belum ada komikus yang berhasil menerjemahkan cerita pewayangan sekuat dan sehidup seperti yang dilakukan oleh R. A. Kosasih.
Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel lainnya